Perubahan
Loncat ke navigasi
Loncat ke pencarian
2 bita dihapus
, 9 September 2021 18.00
| Baris 37: |
Baris 37: |
| | | | |
| | Penggunaan istilah kongres tidak digunakan lagi dan diganti istilah Muktamar mulai tahun 1944 bernama Muktamar Darurat 1944 di Yogyakarta dengan ketua Ki Bagus Hadikusumo. Kemudian ada selingan Silaturahmi Se-Jawa di Yogyakarta dengan ketua Ki Bagus Hadikusumo. Barulah pada 1950 kembali menggunakan istilah Muktamar Muhammadiyah dengan dimulainya Muktamar Muhammadiyah Ke-31 yang diadakan di Yogyakarta dengan ketua Ki Bagus Hadikusumo. Kegiatan ini diadakan setiap tiga tahun sekali dan mulai dirubah menjadi lima tahun sekali pasca-diadakannya Muktamar Muhammadiyah ke-41 di Surakarta dengan ketua KH. AR Fakhrudin dan istilah tersebut digunakan hingga kini. (M. Bintang) | | Penggunaan istilah kongres tidak digunakan lagi dan diganti istilah Muktamar mulai tahun 1944 bernama Muktamar Darurat 1944 di Yogyakarta dengan ketua Ki Bagus Hadikusumo. Kemudian ada selingan Silaturahmi Se-Jawa di Yogyakarta dengan ketua Ki Bagus Hadikusumo. Barulah pada 1950 kembali menggunakan istilah Muktamar Muhammadiyah dengan dimulainya Muktamar Muhammadiyah Ke-31 yang diadakan di Yogyakarta dengan ketua Ki Bagus Hadikusumo. Kegiatan ini diadakan setiap tiga tahun sekali dan mulai dirubah menjadi lima tahun sekali pasca-diadakannya Muktamar Muhammadiyah ke-41 di Surakarta dengan ketua KH. AR Fakhrudin dan istilah tersebut digunakan hingga kini. (M. Bintang) |
| − |
| |
| | | | |
| | SUMBER | | SUMBER |
| Baris 46: |
Baris 45: |
| | | | |
| | Redaksi. 2020. Kapan Permusyawaratan Tertinggi Pertama Muhammadiyah Digelar?. Diakses pada 8 September 2020 https://ibtimes.id/kapan-permusyawaratan-tertinggi-pertama-muhammadiyah-digelar/ | | Redaksi. 2020. Kapan Permusyawaratan Tertinggi Pertama Muhammadiyah Digelar?. Diakses pada 8 September 2020 https://ibtimes.id/kapan-permusyawaratan-tertinggi-pertama-muhammadiyah-digelar/ |
| − |
| |
| | | | |
| | Yunan Yusuf. 2005. Ensiklopedi Muhammadiyah. Jakarta : Rajawali Pers | | Yunan Yusuf. 2005. Ensiklopedi Muhammadiyah. Jakarta : Rajawali Pers |