Sportorium UMY

From WikiMu
Revision as of 00:15, 14 November 2021 by Adim Paknala (talk | contribs) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Sportorium UMY Sportorium UMY ini merupakan gedung multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai acara seperti wisuda, seminar, ko...')
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to navigation Jump to search
Sportorium UMY

Sportorium UMY ini merupakan gedung multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai acara seperti wisuda, seminar, kontes, pernikahan, konser dan pertunjukan, dan lain-lainnya. Gedung Sportorium UMY selesai dibangun pada tanggal 30 Juni 2010 dan digunakan untuk kegiatan Muktamar Seabad Muhammadiyah (ke-46), yang berlangsung pada tanggal 3 - 8 Juli 2010, dalam rangka momentum 1 abad Muhammadiyah dengan ditandai dengan Bangunan Sclupture tepat di depan Gedung Sportorium ini. Gedung yang mempunyai luas total 21.500 m2 ini didirikan dengan menggabungkan bangunan Sport Hall dan Auditorium merupakan bangunan pertama di Indonesia dalam dunia arsitektur.

Sportorium ini mampu menampung sekitar 5.000 orang dan dapat dimanfaatkan penggunaannya oleh publik. Nama Sportorium merupakan gabungan kata dari Sport Hall dan Auditorium yang memiliki multifungsi. Sport hall dapat dimanfaatkan utuk kegiatan olahraga sedangkan auditorium dapat digunakan sebagai ruang pertemuan.

Arsitek Sportorium, RA. Wondoamiseno, IAI mengatakan bentuk Sportorium menggambarkan filosofi empat aspek kehidupan, yaitu dinamis, kekeluargaan, monumental, dan indah. Bentuk atap Sportorium yang bergelombang atau asimetris, menjadi simbol kehidupan manusia adalah sesuatu yang dinamis. Bentuk atap yang melengkung menggambarkan perasaan kekeluargaan yang penuh kelembutan. Selain itu, tiang-tiangnya yang tinggi dan kokoh menunjukkan gedung ini merupakan sesuatu yang monumental dan bangunan yang indah. Perancangan Sportorium digagas oleh beberapa orang antara lain Ir. Dasron Hamid, M.Sc, H.M. Rossil B. Saleh, M. BA, dan Drs. Alfian Darmawan. Sportorium ini merupakan istilah pertama di Indonesia dalam istilah arsitektur.

Sedangkan bentuk sinar matahari yang terbuat dari kaca kristal dan terdapat di Sportorium, gedung tersebut diharapkan akan selalu disinari cahaya matahari dari timur yang kemudian masuk melalui celah di pagi maupun siang hari dan pada malam hari cahaya lampu yang ada di dalam gedung tersebut mampu memantul keluar gedung. Wondo menjelaskan sinar tersebut diharapkan akan terpancar dari para pemimpin Muhammadiyah untuk mengambil keputusan terbaiknya yang nantinya akan dipancarkan kembali kepada umat.

Gedung tiga lantai ini didukung dengan lampu berdaya 2.000 watt dan penyejuk udara (AC) sebesar 300 PK serta menggunakan genset sebagai sumber energi listriknya. Untuk penerangan gedung, terdapat 20 lampu yang akan menerangi jalan, 50 lampu untuk penerangan parkir, serta 50 lampu taman. Sportorium terdiri dari tiga lantai. Luas lantai satu yaitu 5165 m², lantai dua 1240 m² serta lantai tiga dengan luas 1500 m². Lanskap dan area parkir seluas 13.595 m2 bisa memuat 160 mobil serta disertai fasilitas listrik dan generator sebesar 500 KVA, air bersih 12 m2/detik dan toilet 58 unit. (Im)

Ruangan Sportorium saat digunakan acara Wisuda