Ahlu Sunnah wal Jama'ah

From WikiMu
Jump to navigation Jump to search

Aliran ini dimunculkan pertama kali oleh Syekh Abu Hasan Al - Asy’ari (lahir 260 H). Selama 40 tahun, beliau mengikuti aliran Mu’tazilah. Karena merasa tidak cocok, beliau keluar pada tahun 300 H, dan mendirikan aliran Ahlu Sunah wal Jama’ah. Namun demikian istilah Ahlu Sunah wal Jama’ah sudah lama dikenal sebelum Abu Hasan Al- Asy’ari lahir. Misalnya pada tahun 218 H Al Ma’mun berkirim surat kepada Ishaq bin Ibrahim (Gubernur) yang dalam surat itu tercantum kata-kata :”wanasaabu afusahum ilass sunnah (mereka mempertalikan diri mereka dengan sunah), “ahlu haqqi waddiin wal jama’ah (ahli kebenaran, agama, dan jama’ah). Gerakan ahli sunah wal jama’ah ini berkembang pesat dengan dipelopori oleh ulama-ulama terkenal seperti; Imam Asy Syafi’I, Iman al Ghozali, Ibnu Hambal, dan ulama-ulama lainnya. Ciri aliran ini adalah mendahulukan nash dari pada akal dalam membuktikan suatu kebanaran. (Lasa Hs)